Mana Pahalaku pak?

Di satu sore dimana waktuku agak longgar, aku terlibat dalam obrolan ringan dengan anakku terkasih. Sampai pada satu moment puncak, anakku bertanya hal yang cukup menantang. “Pak aku selalu salat, apa dan mana pahala buatku?” Aku dibuat agak terhenyak dengan pertannyaan itu. “Jangan buru-buru tanya pahala, tapi perhatikan nikmat yang kamu terima, dalam tubuh/dirimu. Berapa harga nikmat bisa melihat dan menikmati keindahan alam ini? Berapa harga nikmat bisa mendengar dengan telingamu? dan tanyakan dengan semua organ tubuhmu … Kita sering lupa dengan nikmat yang sudah diterima sedemikian banyak, namun justru masih menuntut pahala atas amal ibadah yang kita lakukan. Cukupkah salatmu yang 5 kali sehari (yang belum sempurna juga) untuk “membayar” kesemua nikmat itu? Sudah cukupkah amal perbuatanmu yang baik untuk membayar kebaikan Allah SWT atas nikmat untuk dirimu. Pembicaraan kami jadi hening … dalam sebuah kenikmatan. Subhanallah wa alhamdulillah …

 

Tentang abdulwahidilyas

abdul wahid, staf pengajar di Fak. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, beralamat di Jl. Candi Prambanan VI/1444 Kalipancur Semarang
Pos ini dipublikasikan di character building. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s