Asa yang Masih Ada

Ketika aku tengah “khusyuk” mengikuti prosesi wisuda, pandanganku teralihkan ke deretan penonton di luar “arena”. Dua perempuan yang sudah berusia senja, dengan pandangan sangat tajam mengamati dan mencari sosok yang mereka harapkan segera nampak, cucu kesayangannya. Dari gurat wajah terlihat betapa kebahagiaan tengah membuncah, seiring keberhasilan sang cucu. Sejuta kebahagiaan, doa dan harapan selalu terlantun di bibirnya. Ia seolah mewakili sejuta kebahagiaan orangtua yang anaknya tengah mereguk kesuksesan dan kebahagiaan – wisuda.

Tentang abdulwahidilyas

abdul wahid, staf pengajar di Fak. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, beralamat di Jl. Candi Prambanan VI/1444 Kalipancur Semarang
Pos ini dipublikasikan di character building. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s